Home / Berita / Damkar Bone Masih Kekurangan Armada

Damkar Bone Masih Kekurangan Armada

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, A.Syahrul Samsu, M.Si.akan mengusulkan kepada pemkab Bone untuk berkoordinasi dengan beberapa kabupaten di Bosowasi agar membuat MOU terkait pelayanan pemadam kebakaran di kecamatan yang jaraknya jauh dari kota Watampone.

Hal tersebut diungkapkan A. Syahrul setelah terjadi kebakaran yang ditengarai akibat korsleting listrik, hingga menyebabkan sebuah rumah panggung di Dusun Bakkoe, Desa Malimongeng, Kecamatan Salomekko ludes, Selasa 11 juli 2017 kemarin.

Dalam kejadian tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tonra kabupaten Bone datang ke lokasi. Namun, karena armada damkar yang kewalahan, sehingga harus dibantu dua unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Sinjai, mengingat lokasinya lebih dekat dari tempat kejadian sehingga kobaran api dapat di kuasai sekitar 30 menit kemudian.

Berangkat dari kejadian tersebut dan beberapa kejadian sebelum-sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran A. Syahrul Samsu, M.Si. angkat bicara.

“Wilayah Bone sangat luas. Kalau cuma 10 armada, saya kira pelayanan tidak maksimal, meskipun sudah dibagi perwilayah.” Ungkap A. Syahrul.

Ia juga menegaskan kepada jajarannya agar memaksimalkan pelayanan supaya alat operasional dengan menggunakan barang yang berkualitas dan mutu baik agar dapat digunakan dalam jangka yang panjang khususnya saat pengadaan barang. “Selang dan nossel, kita harus gunakan kualitas terbaik.” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *